Kode Iklan DFP Sempat Mikir Sudah Tak Di Dunia, Ade Jigo Ungkap Perjuangan Selamatkan Diri Dan Sang Anak | PORTAL INFORMASI
Kode Iklan 400x460
Kode iklan In feed above/responsive

Sempat Mikir Sudah Tak Di Dunia, Ade Jigo Ungkap Perjuangan Selamatkan Diri Dan Sang Anak

Kode Iklan 336x280
Kode Iklan In Artikel
HPK taruh disini

Ade Jigo atau Ade Gingsul menceritakan kronologi yang terjadi saat dirinya dihantam oleh gelombang tsunami Banten menerjang dirinya. Berikut ulasannya, seperti yang dilansir dari tribunnews.com (26/12/2018). Saat itu, Ade Jigo dipercaya menjadi pengisi acara gathering PLN. Namun sayangnya, sebelum acara selesai, Ade Jigo dan keluarganya harus merasakan bencana mengerikan tersebut.

Ade Jigo menceritakan, saat gelombang tsunami menerjang ia sedang bersama dengan sang anak. Ade Jigo pun langsung memegang erat tangan anaknya. Selain itu, ia juga berpegang pada seutas tali. Karena banyak meminum air laut, kondisi sang anak saat itu sudah batuk dan muntah-muntah. Namun sang anak mengaku masih kuat untuk ikut menyelamatkan diri bersama Ade Jigo. “Kelelep, udah batuk-batuk, muntah-muntah. Anak bilang kuat. Saya nyelamatin anak-anak saya dulu lah.”
Meski sang anak mengaku kuat, namun Ade Jigo mengaku sempat merasa lemas karena terus diterjang gelombang. Namun ia menguatkan diri dengan mengingat jika sang anak belum selamat.

“Saya sempat lepas sama anak saya, tapi saya tarik lagi. Bukan lepas, saya udah nggak kuat karena lemas. Tapi saya mikir lagi anak saya belum selamat.”
Ade Jigo sempat tak bisa melihat apa-apa setelah diterjang tsunami. Hingga kemudian ia berada di suatu lorong sempit yang ternyata merupakan gorong-gorong.

“Gue nggak ngeliat siapa-siapa, gelap. Tadi pagi baru dicek ternyata emang di lorong. Buat nguras kolam renang.”
Ade Jigo bahkan sempat berpikir jika dirinya sudah tak ada lagi di dunia. Yang ada di pikirannya saat itu hanyalah kematian. “Kebayang, pintu kecil kan otomatis sempit. Ada di dalam. Dan itu rame, berapa orang. Saya berpikir ‘udah nggak ada di dunia lagi, saya udah nggak ada’.”
Namun usai bersembunyi beberapa saat, Ade Jigo melihat cahaya yang berasal dari pintu gorong-gorong yang dibuka oleh seseorang. Ade Jigo langsung mengucapkan kekagumannya atas kekuasaan Tuhan.

“Eh nggak lama, pintu kebuka sendiri. Subhanallah saya bilang.”


Kode Iklan 300x250
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
Kode Iklan DFP2
Kode Iklan DFP2